Re-aktivasi User Drop-off via WhatsApp & Email
ID: EXP-001
Status: [PROPOSAL]
Owner: @growth-team
Tanggal Proposal: 25 April 2026
1. Hipotesa
- Masalah: 779 user telah memulai pengisian CV tapi tidak menyelesaikannya. Dari jumlah tersebut, 43 user sudah mencapai Step 5-8 (hampir selesai) โ ini adalah "low-hanging fruit" yang terbuang. Drop terbesar terjadi di Display Picture (44%) dan General Info 2 (20%).
- Solusi: Melakukan personal outreach via WhatsApp (prioritas) dan email untuk mengajak kembali menyelesaikan CV, sekaligus menggali alasan berhenti sebagai data user research.
- Hasil yang Diharapkan:
- Minimal 15% user yang dihubungi kembali mengisi CV
- Mengumpulkan โฅ20 respons kualitatif tentang alasan drop-off
- Mendapatkan insight actionable untuk perbaikan produk
2. Metrik (KPI)
Primary Metrics
| Metrik |
Baseline |
Target |
Cara Hitung |
| Re-activation Rate |
0% |
โฅ 15% |
(User yang kembali mengisi CV) / (Total user yang dihubungi) |
| CV Completion Rate |
0% |
โฅ 50% |
(User yang akhirnya Submit) / (User yang berhasil di-reaktivasi) |
| Qualitative Insights |
0 |
โฅ 20 |
Jumlah respons kualitatif unik yang masuk ke spreadsheet |
Penjelasan Persentase Masalah (Baseline Context)
Tim perlu memahami bahwa persentase "drop" dihitung terhadap jumlah user yang berhasil mencapai step sebelumnya:
| Nama Metrik |
Angka |
Deskripsi |
| Drop General Info 2 |
20% |
Dari 1.247 user yang isi Info 1, 241 (20%) tidak lanjut ke Info 2. |
| Drop Display Picture |
44% |
Dari 898 user yang sudah upload foto, 395 (44%) berhenti di DP. |
| Recovery Potential |
26 user |
User di Step 8 yang sudah 95% selesai tapi belum klik Submit. |
Guardrail Metrics
- User Satisfaction: Tidak ada komplain atau report spam dari user yang dihubungi
- Brand Perception: Pesan diterima positif (tone helpful, bukan pushy)
- Unsubscribe/Block Rate: < 5% dari total yang dihubungi
3. Desain Eksperimen
Segmen A: WhatsApp Outreach
- Target: User dengan nomor WA tersedia
- Pendekatan: Pesan personal, disesuaikan per step terakhir
- Timing: Kirim di jam 10:00-12:00 atau 19:00-21:00 (prime time)
- Follow-up: Maksimal 2x (hari ke-3 dan ke-7)
Segmen B: Email Outreach
- Target: User tanpa WA tapi punya email
- Pendekatan: Email personal dengan deep-link ke step terakhir
- Subject line: A/B test 2 variasi
- Follow-up: 1x setelah 5 hari
Kontrol
- Metrik pembanding: Organic return rate (user yang kembali tanpa dikontak)
4. Variasi Pesan per Segmen
"Almost There" (Step 5-8)
- Tone: Encouraging, supportive
- Angle: "Tinggal sedikit lagi!"
- CTA: Langsung link ke step terakhir
"Early Quitter" (Step 1-3)
- Tone: Curious, helpful
- Angle: "Ada yang bisa kami bantu?"
- CTA: Tawarkan bantuan langsung
"Bouncer" (Step 0)
- Tone: Gentle, informative
- Angle: "Kenali TLN lebih dekat"
- CTA: Share success story + link daftar
5. Risiko & Mitigasi
| Risiko |
Dampak |
Mitigasi |
| User merasa terganggu/spam |
Brand damage |
Batasi follow-up max 2x, tone sangat sopan |
| Nomor WA tidak aktif |
Effort terbuang |
Cek status WA terlebih dahulu sebelum kirim |
| Response rate sangat rendah |
Insight minim |
Tambah insentif (voucher/prioritas matching) |
| User kembali tapi drop lagi |
Sia-sia |
Pastikan UX issue sudah diperbaiki paralel |
6. Hasil & Pembelajaran
- Hasil: [Isi setelah eksperimen selesai]
- Apa yang Kita Pelajari?: [Poin kunci untuk insight tim]
- Langkah Berikutnya: [Lanjut ke fitur penuh atau batalkan?]
Appendix: Quick Reference โ Alur Kontak
flowchart TD
A["๐ฅ Download CSV (779 User)"] --> B{"Punya WA?"}
B -- Ya --> C["๐ฑ Kirim WA Message"]
B -- Tidak --> D{"Punya Email?"}
D -- Ya --> E["๐ง Email Campaign"]
D -- Tidak --> F["โญ๏ธ Skip (catat)"]
C --> G{"Respon?"}
G -- Ya --> H["๐ Log Data"]
G -- Tidak --> I["๐ Follow-up (max 2x)"]
I --> G
E --> J{"Respon?"}
J -- Ya --> K["๐ Log Data"]
J -- Tidak --> L["๐ Follow-up (max 1x)"]
L --> J
H --> M["๐ Compile Insight & Report"]
K --> M